Saturday, May 26, 2012

Contemplate #2

Alternatif judulnya, Galau Saturday Night.

sumber
Oke, Live with no regrets. Ini berat banget. Ngomongnya mungkin gampang, gue nggak akan menyesal dengan apa yang sudah terjadi dalam hidup gue. Tapi percayalah, prakteknya susah banget. Banget.

Bahkan hingga dewasa ini, masih banyak hal-hal di masa lalu yang gue sesalin. Okelah, nggak usah jauh-jauh ngomongin masa lalu. Karena di beberapa hari terakhir ini pun, setelah gue nemu gambar itu dan mencoba mengapresiasikannya dalam kehidupan nyata, masih banyak hal yang nggak bisa gue relain gitu aja. Selalu berpikir "Coba kalo waktu itu begini-" "Coba waktu itu nggak bilang iya-" "Kalo aja kemarin begini-..."

Ya, masih berpikiran; kalo ada mesin waktu, maka gue akan melakukan perjalanan waktu kembali ke masa lalu dan mengubah hidup gue.

Meski pun gue juga berpikiran; tapi kalo waktu itu gue nggak seperti itu, gue nggak akan jadi seperti sekarang, nggak akan ketemu dengan orang-orang yang gue temuin sekarang; gue selalu berdalih dengan; tapi pasti gue juga akan jadi sosok yang beda, akan ketemu dengan orang-orang yang berbeda -yang mungkin lebih baik- dan nggak menutup kemungkinan juga gue akan jadi orang yang lebih baik.

Bullshit. Akhirnya toh walau gue menyesali masa lalu, nggak ada yang bisa gue ubah. Nggak ada mesin waktu dan nggak ada sihir. Gue stuck di dunia dengan kondisi yang gue ciptain di masa lalu. Dengan pilihan gue dulu, entah itu bijak atau pun enggak.

sumber
Tapi daripada menyesal tentang gue yang menyesali masa lalu, mending bikin janji aja mulai sekarang. Janji nggak akan mengambil keputusan yang akan gue sesalin di masa depan. Dan masalahnya, gue orang yang susah buat ngomong NO. Gue paling nggak bisa nolak. It's way too hard to say NO.

Tapi ya itu tadi, kalo gue nggak nolak dan menerima dengan setengah hati karena nggak enak sama yang minta, pada akhirnya gue pun merasa terbebani. Akhirnya di masa-masa gue menganggap permintaan itu sebagai beban, gue nggak luput dari menyesal. Kenapa juga gue nggak bisa tegas jadi orang? Kenapa gue nggak bisa dengan tanpa ragu bilang "Enggak."; tanpa perlu merasa nggak enak, nggak tega dan berbagai perasaan bersalah serta simpati lainnya.

Gue bukan malaikat. Gue nggak sempurna. Gue tahu. Gue sadar banget akan hal itu. Dan gue juga tau kalo pada akhirnya, sesuatu yang gue lakuin setengah hati itu cuma bikin gue nyesel aja. Bikin gue merasa sangat terbebani, padahal cuma masalah sepele. Akhirnya dikerjainnya juga setengah-setengah, banyak-banyak cari alasan, bohong; ribet sendiri. Padahal kalo awalnya gue nolak, masalahnya nggak akan sepanjang ini. Nggak akan berbuntut dengan menumpuknya dosa gue karena bohong sana-sini buat nutupin semua beban gue.

Tuh kan, baru aja diomongin Life with no regrets, udah nyesel aja.

Masalahnya cuma takut ketemu sama tantangan. Karena walau banyak motivator bilang jadikan penghalang sebagai tantangan, gue bukan penyihir yang bisa muter-muter tongkat ajaib terus mengubah si penghalang jadi tantangan. Gue bahkan cenderung milih hidup yang aman damai tanpa goncangan. Intinya, gue nggak berani ngambil resiko.

Mau dibilangin berapa kali pun nggak mudah buat mengubah semua itu. Old habits die hard. Gue tetep jadi orang yang susah nolak dan akhirnya menjadi terbebani dengan sebuah penerimaan. Gue tetap jadi orang yang nggak bisa tegas dan akhirnya sering berbohong. Gue tetap jadi orang yang suka bikin resolusi macem-macem tapi akhirnya nggak sanggup memenuhinya.

Stop lying to yourself, stop pretending everything's okay. Stop trying to be perfect, stop lurking in the masochist side of yours. Think twice before decide to leave your comfort zone. Think about what will happen in the future if you do so. Think about how you will regret this. Think about what-ifs. Think about anything related to yourself. Think about yourself first, before you think about the others around you. You will gain nothing by doing things for other if you're doing it half-assed. You will only hurt yourself and hurt the others. You will only lie to yourself; end with regrets all the things you've done. You should be brave to take the risk of say NO. You should consider yourself before trying to be a hero. You're the only one who could measure your own strength. You're the only one that could control your emotion and how you feel. You're one of many things that could hurt YOU, and you're the main one. You control over yourself and don't let go of it. Ever. Double check over yourself, by your own.

No comments:

Post a Comment