Monday, May 14, 2012

Diferensiasi

sumber
Yang saya tahu, ada dua kubu; seperti masa SMA saya ada sayap kanan dan sayap kiri, hanya saja tidak seekstrim itu. Halus sekali, begitu samar seperti jaring laba-laba. Tak nampak oleh mata mereka yang kurang lihai.

Biasanya saya lebih suka memilih jalan tengah. Sederhananya, saya memilih abu-abu diantara hitam dan putih. Meski terlihat cenderung ke satu arah; seperti saat saya memilih menjadi bagian dari sayap kanan kala SMA, sebenarnya saya netral dan tidak memihak. Bukannya sok bijak, hanya tidak ingin terlibat lebih jauh.

Saya cenderung ke satu kubu; not by my heart, but by my responsibility. Bukan sesuatu yang saya ingini, tapi sebagai sesuatu yang tak bisa saya hindari.

Boleh jadi suasana tetap kondusif seperti biasa. Tapi saya merasa ada gesekan-gesekan kedua lempeng berbeda. Takutnya nanti frekuensi menguat dan bisa berakibat gempa; goncangan, kekacauan. Tapi saya harap tidak. Karena toh kami semua sudah dewasa, bukan lagi anak kecil.

Tidak lucu kalau bertengkar memperebutkan hal sepele.

No comments:

Post a Comment