Wednesday, June 20, 2012

Touch You

…pertama kalinya dibuat ketawa-ketawa dan nangis oleh satu anime movie. Masih suka sedih kalau ingat saat Gin mengamati tangannya yang mulai terdispersi.
Dimas Galih: Wah, suka nonton anime juga ya? Saya juga sedih nontonnya :(
Irene Zaniar: Iyaa. Tapi kurang suka yang banyak episodenya kayak Naruto :p
Dimas Galih: Eeh, seru loh padahal :D
Irene Zaniar: Males ngikutinnya, lama.

Tuesday, June 19, 2012

Semacam random nggak penting

Lagi kumat nih penyakit nyampahin-blog disorder yang gue alami. Bosen aja sih; padahal baru aja posting Dentist. Dan padahal masih ada 4 ujian yang menanti gue minggu ini -slapped-myself-. Seperti judulnya, ini semacam random nggak penting. Beneran. So leave this page before this boredom get you too!

Dentist

Pagi ini gue lagi kangen pengen ke dokter gigi. Yeah, geraham belakang gue ngilu gitu dari semalem. Kayaknya sih akibat ada gigi tumbuh yang belum mencuat sempurna, desakan gitu sih. Ini nggak kayak biasanya karena rahang gue ampe sakit juga -___-

Talk about dentist, masih inget pertama kalinya gue berkunjung ke poligigi di puskesmas Kecamatan Gringsing di kabupaten seberang. Maju banget itu puskesmas kalo dibandingin di kecamatan gue sendiri yang nggak jelas gimana. Entahlah, dari dulu keluarga gue langganan ke puskesmas itu. Agaknya emang nggak percaya sama puskesmas yang di Weleri. Well, sudahlah. Hmm, waktu itu gue masih bocah SMP. Songong banget banget minta dicabut gigi susunya. Gara-garanya sih pernah sakit. Jujur aja, my teeth aren't in good condition. Padahal gue nggak demen banget makan gula-gula dan sejenisnya, gosok gigi juga nggak males. Kali aja emang gigi gue yang rewel. Pak dokternya udah bilang, kalo dicabut nggak akan numbuh lagi. Gue ge tetep aja ngeyel. Akhirnya sampe sekarang juga nggak numbuh kan, bener kata dokternya. Bocah, bocah... -shakes-head-

Friday, June 15, 2012

Little Gin

Lusa kemarin nonton Hotarubi no Mori e, sukses bikin mewek, nangis. 45 menit yang begitu cepat dengan menit-menit akhir yang mengharukan. Masih mewek aja kalo ngeliat wallpaper leptop yang emang sengaja diset gambar pas Gin ngeliatin tangannya yang mulai terurai, terdispersi. Pertama kalinya dibikin ketawa-ketawa dan nangis oleh satu anime movie.

Sebuah gambar simpel yang didedikasikan buat Gin sayang :')


About this picture:
Just a quick draw, quick editing. Background's been done manually at SAI, so it doesn't look -hmm, how to put it... -neat? In order? Whatever~

Media: Pencil, gell-pen (lineart); SAI (editing)
Mood: amused :D | Music: Time After Time - Kuraki Mai

Thursday, June 14, 2012

Anime


Anime and anime
Apa itu anime? Sederhananya sih, kartun Jepang. Hmm, sama sekali nggak berniat ngejelasin tentang anime secara harfiah sih. Sekedar random nggak penting. Okelah, out of fact, gue suka anime. Kenapa suka anime? Kalo boleh dijawab casually sih, suka aja. Nggak selamanya gue milih nonton anime dibandingin apapun yaa, because it depends on the story itself.
Kalo animenya gaje sih males-malesan lah nontonnya.
Anime.
Tadinya gue nggak terlalu memperhitungkan anime sih. Secara yang bisa gue tonton pas jaman-jaman di rumah ya cuma yang tayang di tivi aja. Yang gue tau ya paling-paling Naruto, Bleach, Doraemon, Conan; gitu-gitu deh yang disiarin tivi nasional.

Tuesday, June 12, 2012

Something about being sibling #2

sumber: google
Let's put all the quarrel-things aside; see it from the bright side. Because the truth is, really, being sibling isn't always that bad. You might hate each other, sticking tongue out at every encounter, fighting over some trivial matters. But you're sibling after all. Because sibling is a sibling. Blood related, and there's nothing can change that fact. 

Mungkin -dan memang benar- kami selalu bertengkar, mengganggu satu sama lain, tertawa di atas penderitaan yang lain, menjahili satu sama lain dan kelihatan saling benci. Tapi di atas semua itu, kami adalah saudara. Terikat oleh hubungan darah yang tidak dapat dipungkiri lagi.

Friday, June 8, 2012

Warm - a Durarara!! fanfiction

Disclaimer        : Durarara © Ryougo Narita
Warning           : shounen ai, abuse
“Huuuf…”
Salju turun perlahan, dan si rambut pirang –yang cerah seperti mentari pagi di musim semi- menghela nafas pendek. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celananya; warna biru muda ala Raira. Sepasang kaki beralas sepatu coklat melangkah pelan, menyusuri gang sempit yang tak tersentuh gemerlap lampu jalanan. Bau amonia samar-samar menyapa indera penciumannya. Beberapa binatang pengerat berlarian ke balik bak sampah begitu mendengar derap langkahnya yang menggema di keheningan malam.

"What if people know" comes in comic!

Oh yeah! Guess what I did yesterday? I turned What if people know into comic! With many adjustment here and there of course. Hmm, I did eliminate some not-so-important characters, though. Oh, and it's in chibi-style. I can't afford drawing in manga style because that would be damn hard!

Gosh..wrong title! I didn't realize earlier -___-

Ibran and his friends

I've drawn till chapter 4 when Irene told Ibran that Mei saw them. I'll be continuing it after exam; after volunteering; that means, at home! :D

Some of the alterations till now:
  • In my mind, they're all at the same department; unlike the fiction that took place like my first year college system, a class with students from many department.
  • Irene doesn't wear a veil, nor does Mei and any other students. Even the setting isn't in Indonesia; I feel like drawing some manga, so it feels like Japan and it's autumn. As you can see from the bald tree (bald??)
  • Ibran doesn't wear spectacles; and I'm not sure if he looks that handsome. Due to my poor drawing skill, his face keeps changing -___-
  • I guess Wulan won't take a part in this. I don't know, I haven't drawn her yet. But I think Galih will come up someday. Andria and Tyas won't make their debut either. Or maybe Andria will do someday, I'm not sure yet.
  • Irene ain't live in a dorm; but something called as kosan in Indonesian. Well, I'm confusing myself -___-
I guess that's all by now. Hmm, I'm pretty sure many more will come up later.

Mood: plain | Music: Mean - T. Swift

Thursday, June 7, 2012

Tangled: Real version

And this is the real version of Tangled;


Crack. Just for fun. Heck, it's no fun at all. Just a random stuff.

Yes, this courtesy belongs to my deceased cat, Minami Itsuki-kun which often called just as Itsuki. May you rest in peace, darling *roses*

Mood: Hungry | Music: Tell Me Why - T. Swift

Wednesday, June 6, 2012

Liburan: Antara Pulang dan Magang

source
Tidak bisa dipungkiri lagi, liburan merupakan rangkaian hari bebas yang ditunggu-tunggu oleh siswa. Apalagi mahasiswa yang kuliah di institusi yang terkenal pelit hari libur (kata mahasiswanya -_-), seperti saya contohnya *receiving death glare from pak rektor*. Dan tahu apa yang menunggu saya setelah ujian akhir semester 4 minggu depan? FULL HOLIDAY SAMPAI LEBARAN! Huwooo... am I dreaming? *joget gurita*

Memang benar, bahkan saya sendiri sampai sekarang masih sulit mempercayai kabar bahwa kami akan libur penuh! Bayangkan, seperti kembali ke masa pemerintahan Presiden Gusdur (alm); puasa di rumah! Aaaaaa~ *lari-lari gaje*. Sungguh merupakan hal yang langka dan sulit dipercaya! But it's real, baby!

Saturday, June 2, 2012

Dear Father - a Bleach fanfiction

Disclaimer : Bleach © Tite Kubo
AU, childhood, minor OC
Jarum jam menunjuk ke angka 7 ketika Uryuu kecil membuka sepasang mata biru bulatnya. Ia meregangkan tubuh mungilnya dan menguap pelan, mengumpulkan sisa-sisa nyawanya yang masih tercecer di alam mimpi.
Sinar hangat mentari pagi menerobos masuk melalui jendela yang terbuka, dengan tirai biru muda bergoyang perlahan tertiup angin pagi. Sementara dari luar terdengar kicauan burung-burung kecil yang hinggap di pohon dekat jendela. Seperti mengucapkan selamat pagi kepadanya.

Mati Lampu - a Naruto fanfiction

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto
Warning : *krik-krik* bersiap-siaplah untuk kecewa
Asrama Putra 5 - Mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama; kamar 224
‘Teorema dasar kalkulus 1, teorema dasar kalkulus 1...mana, ya?’
Uchiha berambut emo itu membuka-buka buku bindernya lembar demi lembar sambil sepasang mata onyxnya memindai dengan cermat setiap judul yang ia tandai dengan stabilo warna kuning menyala. Buku Kalkulus Jilid 1 karangan James Stewart yang lebih tebal dari buku apa pun yang pernah ia baca terbuka lebar di depannya. Beberapa kertas buram dengan bekas-bekas coretan menumpuk di bawahnya.
Mahasiswa teladan yang patut ditiru.

Sayonara - a Naruto fanfiction

Disclaimer: Naruto © Masashi Kishimoto
SasuNaru; AU, hints of shounen ai
“Bagaimana menurutmu, Sasuke? Cantik, kan?”
Pemuda berambut kuning tersebut memperlihatkan cincin emas putih bertahtakan berlian 20 karat yang fasetnya memantulkan sinar kepada temannya, seorang emo berambut hitam malam.
Ia tidak menanggapi dengan serius, hanya mendengus. Perhiasan seperti itu bukan gayanya.

Over The Rainbow - a Bleach fanfiction

Disclaimer: Bleach © Kubo Tite
AU, age-bender, no point
Nii-san…
Aku mengangkat kepalaku, mengendarkan pandangan ke sekeliling dengan alis berkerut. Tidak ada siapa pun. Aneh sekali, aku berani bersumpah kalau ada seseorang yang bicara.

My Little Pray - a Bleach fanfiction

My Little Friend’s side story
Disclaimer: Bleach © Tite Kubo
AU, childhood, hints of shounen ai
---
Anak laki-laki yang duduk bertopang dagu memandang ke luar jendela itu adalah Ichigo Kurosaki. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa ia adalah keturunan seorang yakuza yang kejam. Lihat saja rambut oranye cerahnya yang menyala, ditambah kerutan alis permanen yang menghiasi dahinya- yang membuatnya terlihat menyeramkan. Sorot mata hazelnut itu juga tidak begitu bersahabat.

Senpai Dakara - a Sekaiichi Hatsukoi fanfiction

Disclaimer: SH punya yang bikin Junjou Romantica (oke, saya ngaku, saya lupa nama beliau *plak*)
Spoiler for Sekaiichi Hatsukoi OVA 1; fluff, shounen ai (ya iyalah -_-), silly Ritsu
Rasanya bodoh sekali.
Iya, kadang aku sadar betapa bodohnya perasaan itu. Betapa bodohnya diriku yang sudah merasakannya. Betapa bodohnya jatuh cinta pada dia.

Pengen main!

Huaaah, mendekati UAS malah sibuk melakukan hal-hal nggak jelas macam nyampah blog!

Grrr...selalu dan selalu sih, pengennya main-main terus karena udah nggak sibuk kuliah. Padahal tugas-tugas akhir masih banyak loh dan belum dikerjain semuanya!

Oke, foto-foto di bawah ini saat masih jaman TPB. Waktu itu ke tempatnya si Brilli di Jakarta; aku sama Mayang. Terus kita mampir ke mall di daerah Cijantung cuma beli minum yang segelasnya goceng -___-





Foto yang terakhir, sampai si ibu salah nebak kalo Mayang itu aku -___-

Dream Journal #1

Warning: It'll be boring.