Saturday, October 6, 2012

That time-...

Hujan waktu itu, tak sederas sebelumnya; rintik-rintik yang jatuh membasahi bumi dengan anggunnya. Aku baru keluar dari sebuah toko, sama sekali tak berharap akan mendengar namaku dipanggil, "Iren."

Aku mencoba melihat, meski sedikit terhalang oleh reklame. Ternyata itu kau, Ibran. Dan kukira kau sudah lupa padaku. Hingga selama ini aku tak pernah menyapamu, dalam pertemuan-pertemuan kita yang bisa dihitung jari.

Kukira selama ini kau tidak ingat padaku, seperti dugaanku pada orang-orang yang sebelumnya pernah mengenalku. Karena aku tahu betul, aku tidak meninggalkan guratan yang cukup unik untuk dikenang.

Tapi Ibran, bisakah kita bertemu lagi? Menyapa lagi?

I'm afraid I won't be brave enough to even call your name... Let alone have a light conversation with you.


So that time, I smiled and said goodbye...

Bogor, October 3rd 2012

No comments:

Post a Comment